Skip to main content

Perjuangan (1)

Assalamu'alaikum.

Lama tak jumpa ya hehehe. Aku lagi berjuang menentukan nasibku di masa depan beberapa bulan terakhir. Dan kalo hilang fokus sedikitpun, pasti berubah nasibku di masa depan.

Sebenernya saat ini bukan saat yang tepat untuk update postingan, karena apa? Minggu lusa tgl 22 Juni 2014 aku akan berjuang di tes tahap akhir dalam pejuangan cintaku yang bertajuk "Ujian Masuk UGM 2014". Tapi mau gimana lagi, aku lagi (kebetulan) punya mood nulis, jarang-jarang lo.

Aku mau jujur. Sebenernya aku sayang banget sama kamu (red : UGM) dan yang namanya sayang mesti punya rasa untuk ingin memiliki. Perasaan ini muncul udah dari jaman aku masuk SMA. Tapi aku sempat membohongi perasaanku itu di saat yang benar-benar menentukan arah masa depan seorang siswa/i SMA, yaitu SNMPTN. Aku memilih PTN yang sebatas aku kagumi, belum ke taraf sayang. Cie. Karena apa? Ngeliat rekan jejak alumni di PTN itu, kayaknya peluang aku masuk ke sana jauh lebih besar daripada peluang aku masuk ke UGM. (Ini hitung-hitunganku pribadi secara analitis, padahal yang harus kalian catet, SNMPTN bukan cuma masalah angka, kuantitas bukan segalanya, tapi faktor X yang paling dominan)
Aku membohongi diriku sendiri kalo aku masih sayang banget sama kamu, iya kamu. Tapi pada akhirnya aku memilih dia (red : PTN idaman lain). Aku baru sadar sekarang, aku pengecut, aku gak berani mengambil resiko karena aku tau kamu idaman banyak orang. Padahal cinta itu butuh pengorbanan dan wajib melawan resiko sebesar apapun itu. Dan apa yang terjadi? Haha, aku dinyatakan tidak lolos SNMPTN oleh panitia di PTN tersebut. Sempet down. Rasanya cinta sepersepuluh hatiku (yang 9/10 untuk kamu) udah diketahui oleh dia. Maka dari itu dia menolakku. Huft.

Atas dasar itu aku bertekad akan mendapatkanmu lewat cara apapun, yang pasti halal. Aku berkorban demi kamu. Kutunggu jawabmu tanggal 16/18 Juli 2014. Semoga kamu menerimaku atas ridlo Allah SWT. Aamiin.

Mohon do'anya ya kawan :)

Wassalamu'alaikum.