Skip to main content

"5 Berani" Untuk Sukses




Bismillah...

Kamis pagi kemarin, aku dapat sebuah motivasi dan pelecut semangat dari sosok pahlawan tanpa tanda jasa. Seorang pengajar pelajaran tentang nasionalisme. Beliaulah guru PKn kami di kelas XII juga kelas XI, Bu Erni.

Apa yang istimewa dari beliau? Beliau tak pernah masuk kelas tanpa meninggalkan motivasi untuk anak didiknya. Ya, seingatku beliau selalu memberikan kami semangat dan motivasi untuk sukses, sukses yang melebihi dirinya, sukses yang diharapkan oleh kami.

Percayalah, semua guru bakal bangga bukan kepalang kalo muridnya jadi 'orang' nantinya. 99% insyaAllah. Kemana yang 1%? Gak ada yang 100% kecuali Allah.

Hari ini kata-kata motivasi yang beliau lontarkan merasuk ke dalam alam bawah sadarku. Seketika aku berpikir bahwa betapa pengecutnya aku.
Beliau menegaskan bahwa ada 5 keberanian yang harus diberanikan untuk menjadikan kita sukses.

1. Berani Bercita-cita
Seperti pengalaman teman saya di postingan saya sebelum ini. Bercita-cita sama halnya dengan bermimpi, yaitu merupakan tunas dan benih dari kesuksesan kita. Tanpa cita-cita, kita tidak punya tujuan hidup yang jelas. Entah kemana kita akan melangkah, dan mungkin tak bakal pernah bisa melangkah sedikitpun. Ibaratkan cita-cita adalah benih atau tunas. Tanpa benih atau tunas, apa bisa tiba-tiba muncul tanaman? Bisa, tapi bukan hasil dari benih yang kita punya

2. Berani Memulai
Sudahlah, mau kita punya beratus ratus, beribu ribu, bahkan berjuta juta benih tanaman, tak bakal tumbuh jika kita tidak memberikan suatu aksi pada benih itu. Tak mungkin benih dapat berbuah tanpa dilakukan penyemaian, kemudian ditanam. Intinya, kalau kita tidak memulai, kita tidak akan mendapatkan apa-apa kecuali penyesalan

3. Berani Berkorban
Ingatlah juga salah satu rumus fisika. F aksi = - F reaksi. Antara apapun yang kita lakukan dengan apa yang akan kita dapatkan pasti berbanding lurus. Pengorbanan juga akan berbanding lurus dengan hasil yang bakal kita dapat. Jangan pernah berhenti berusaha, dan usaha itu pasti butuh pengorbanan. Entah itu materi, waktu, pikiran, sampai kesenangan pribadi

4. Berani Berproses
Maksudnya adalah kita harus berani dan pantang menyerah dalam suatu proses untuk menuju kesuksesan. Butuh waktu bro. Kalo salah seorang teman kita mendapatkannya secara singkat, itu bonus dari Tuhan untuknya. Semua butuh proses. Dan setiap proses pasti selalu ada kesulitan menghadang. Tapi tenang,

“Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan. Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.”. (QS. Al-Insyirah : 5-6)
dan ingat !
“Allah tidak akan memberikan beban hidup seseorang, melainkan menurut kadar kemampuannya.” (Q.S. Al-Baqarah 2 : 233)
Sesungguhnya Allah tidak akan menguji hambaNya diluar batas kemampuannya.
Dan jangan pernah menyerah ketika kegagalan terus menghampiri.
Sekali gagal, sekali lagi kita mencoba. Gagal terus? Coba terus! Usaha terus sampai berhasil!
Ingatlah kisah Thomas Alfa Edison.
Kuncinya jangan takut gagal dan selalu berusaha, iringi dngan do'a. Tanpa putus.

5. Berani Mengevaluasi Diri
Setelah sekian banyak yang kita kerjakan dan hasil yang kita dapat, wajib hukumnya kita mengevaluasi/introspeksi diri sendiri. "Aku sudah berusaha maksimal, do'a juga gak putus, tambah sedekah. Tapi kenapa aku belum berhasil?" Coba evaluasi diri kita, apakah niat kita akan sesuatu yang kita harapkan untuk terwujud itu sudah benar? Sudah lurus? Apa yang salah dari diri kita? Kalau perlu tanya orang- orang di sekitar kita, minta saran juga boleh.
Tapi ketika kita telah berhasil, juga jangan lupa mengevaluasi diri kita. Apakah sudah benar cara kita menyikapi keberhasilan kita?

Semoga teman-teman ikut terinspirasi dan termotivasi dengan tulisan yang bersumber dari kata-kata seorang guru. Terimakasih. Wassalam. :)